Dr Harold Long

Informasi Seputar Sepak Bola Terkini

Sports

AC Milan Rebut Kemenangan di Kandang Inter Milan

AC Milan Rebut Kemenangan di Kandang Inter Milan. AC Milan meraih kemenangan berarti 1- 0 atas Inter Milan dalam Derby della Madonnina lanjutan Serie A 2025/ 26 di Stadion Giuseppe Meazza, Senin dini hari Wib. Gol tunggal Christian Pulisic pada babak kedua jadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat tersebut.

Kemenangan ini bawa Rossoneri naik ke posisi kedua klasemen dengan 27 poin, cuma terpaut 2 angka dari Napoli di puncak. Sedangkan itu, Inter tertahan di peringkat keempat dengan koleksi 24 poin.

Pertandingan berjalan intens semenjak dini. Inter lebih dominan dalam kemampuan bola serta terus memencet pertahanan Milan. Tetapi, tim asuhan Stefano Pioli tampak disiplin dengan garis pertahanan rapat serta mengandalkan serbuan balik kilat tiap kali sanggup merebut bola. Walaupun kedua tim silih menghasilkan kesempatan, babak awal senantiasa berakhir tanpa gol.

Kebuntuan rusak pada menit ke- 54. Berawal dari tembakan rekan setim yang ditepis kiper Inter, bola liar langsung disambar Pulisic dengan tendangan terencana yang tidak sanggup dihalau Yann Sommer. Milan unggul 1- 0.

AC Milan Rebut Kemenangan di Kandang Inter Milan
indocair

Tertinggal Satu Gol

Tertinggal satu gol, Inter tingkatkan tekanan. Pada menit ke- 69, VAR memutuskan terjalin pelanggaran Strahinja Pavlovic terhadap Marcus Thuram di kotak penalti. Hakan Calhanoglu maju selaku algojo, namun tendangannya ke sisi kanan sukses ditepis Mike Maignan, yang tampak gemilang selama laga.

Kandas membandingkan peran, Inter terus menjadi kasar dalam melanda. Tetapi, pertahanan Milan senantiasa solid sampai peluit akhir berbunyi serta membenarkan Rossoneri keluar selaku pemenang derby edisi kali ini.

Gol semata wayang dalam duel sengit ini terbentuk pada menit ke- 54, sesaat sehabis sela waktu rehat. Christian Pulisic timbul selaku pahlawan untuk Rossoneri sehabis menggunakan bola rebound dari tembakan rekan setimnya yang pernah diblok oleh kiper Inter. Sepakan Pulisic yang akurat tidak sanggup dibendung, mengganti skor jadi 1- 0.

Kemenangan krusial ini mendongkrak posisi AC Milan ke peringkat 2 klasemen sedangkan dengan torehan 27 poin. Mereka saat ini cuma tertinggal 2 angka dari Napoli yang mengetuai di puncak.

Kebalikannya, hasil minor ini menahan Inter Milan di urutan 4 dengan koleksi 24 poin, sebagaimana dikutip halaman formal Serie A.

Pertandingan berjalan intens semenjak menit dini. Inter Milan tampak lebih dominan dalam kemampuan bola serta secara tidak berubah- ubah memencet pertahanan Milan. Sedangkan itu, Milan memilah strategi bermain lebih tabah dengan menumpuk pemain di lini balik, mengandalkan skema serbuan balik kilat. Walaupun silih jual beli serbuan, babak awal berakhir tanpa gol. Tertinggal satu gol, Nerazzurri tingkatkan keseriusan serbuan. Kesempatan emas buat membandingkan peran tiba pada menit ke- 69.

Baca juga: Arsenal Kasih Paham Tottenham 4 – 1

Titik Putih di VAR

Wasit menunjuk titik putih sehabis Video Assistant Referee( VAR) mengenali pelanggaran Strahinja Pavlovic terhadap Marcus Thuram di kotak terlarang. Hakan Calhanoglu yang maju selaku algojo kandas menunaikan tugasnya. Tendangan kerasnya ke sisi kanan gawang sukses dibaca serta dimentahkan dengan gemilang oleh kiper Milan, Mike Maignan. Inter terus menjadi gencar melanda, tetapi solidnya lini pertahanan Milan yang dikomandoi Maignan membuat upaya mereka percuma. Skor 1- 0 buat kemenangan AC Milan bertahan sampai peluit panjang dibunyikan. Dengan hasil ini, AC Milan berhasil keluar selaku pemenang Derby della Madonnina.

Inter berupaya bangkit serta menemukan kesempatan emas pada menit ke- 74 sehabis VAR membagikan mereka penalti akibat pelanggaran Pavlovic kepada Thuram. Tetapi, eksekusi Hakan Calhanoglu sukses ditepis Maignan, yang tampak selaku pahlawan Milan dengan serangkaian penyelamatan krusial selama pertandingan.

Pada sisi lain, beberapa pergantian pemain dicoba oleh kedua tim menjelang 10 menit terakhir. Inter memasukkan Bonny, Ricci, sampai Diouf buat menaikkan keseriusan serbuan, sedangkan Milan mengubah Pulisic dengan Nkunku buat melindungi stabilitas lini depan.

Inter menggempur habis- habisan pada menit- menit akhir, namun tembok merah- hitam Milan nampak tidak tergoyahkan. Upaya Nerazzurri mentok oleh blok krusial Modric serta Ricci, sedangkan Ruben Loftus- Cheek mengusung bola ke depan buat meredakan tekanan.

Dengan bonus waktu 5 menit, Inter sesungguhnya masih memiliki kesempatan lewat tendangan Bonny, tetapi penyelesaiannya melambung serta kesempatan emas itu juga lenyap begitu saja.

Sampai laga berakhir, Inter yang selama babak awal memiliki expected goals( xG) lebih besar tidak sanggup menembus kokohnya pertahanan Milan yang dikomandoi Maignan.

Rossoneri juga menutup laga dengan kemenangan 1- 0, sekalian memperpanjang tren tidak terkalahkan mereka jadi 11 pertandingan di Serie A masa ini. Ayo menangkan hadiah besar bersama indocair link gaming online terbaik saat ini!

Lapisan Pemain

Inter Milan: Sommer; Akanji, Acerbi, Bastoni; Carlos Augusto, Barella, Calhanoglu( Zielinski 78), Sucic, Dimarco; Thuram, Lautaro Martínez( Bonny 66)

AC Milan: Maignan; Tomori, Gabbia, Pavlovic; Saelemaekers, Fofana( Ricci 78), Modric, Rabiot, Bartesaghi; Pulisic( Nkunku 78), Leao.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *