Auckland City Dibantai 0 – 10 Bayern Munchen
Bayern Munich tanpa ampun menghabisi Auckland City dengan mencetak 10 gol di Piala Dunia Antarklub 2025. Kemenangan Bayern itu jadi rekor baru di kompetisi ini.
Dari total 32 tim yang tampil di FIFA Club World Cup 2025, Auckland City menjadi satu-satunya tim berstatus amatir. Artinya, para pemainnya tidak sepenuhnya mencari nafkah dari sepak bola. Mereka justru menjalani dua hingga tiga pekerjaan sekaligus demi menyambung hidup.
Laga Bayern vs Auckland City di Grup C Piala Dunia Antarklub 2025 digelar di TQL Stadium, Cincinnati, Minggu (15/6/2025) malam WIB. Juara Bundesliga itu menang 10-0 atas Auckland City.
Bayern sudah unggul 6-0 pada paruh pertama sebelum menambah empat gol di babak kedua. Jamal Musiala mencetak hat-trick di laga ini meski hanya tampil selama 29 menit sebagai pemain pengganti.
Auckland City FC kalah 0-10 dari Bayern Munchen. Auckland City adalah satu-satunya tim amatir yang berlaga di FIFA Club World Cup 2025.
Di antara 32 klub yang hadir di FIFA Club World Cup, Auckland City merupakan satu-satunya tim yang bisa dibilang berstatus amatir. Dalam artian, pemain yang tampil tidak sepenuhnya berstatus sebagai pemain sepak bola.
Fakta menarik, banyak pemain Auckland City ternyata memiliki pekerjaan tetap di luar sepak bola. Kapten tim, Mario Ilich, bahkan menyebut beberapa rekannya harus menjalani hingga tiga pekerjaan demi memenuhi kebutuhan hidup.
Pemain Auckland City Punya Pekerjaan untuk Menunjang Hidup
Pemain-pemain Auckland City punya pekerjaan di hari-hari biasa untuk menunjang hidup alias pekerja kantoran. Ada yang bekerja sebagai sales, agen real estate, hingga supir forklift di gudang penyimpanan.
Kapten Auckland City Mario Ilich menyatakan timnya juga berjuang untuk tampil bagus.
“Orang-orang berkata bahwa pemain profesional bekerja keras, namun kami mencoba bersaing di level teratas sambil berusaha menjalani dua, dan bahkan dalam kasus tertentu tiga pekerjaan [sekaligus],” ucap Ilich sebelum FIFA Club World Cup berlangsung, dikutip dari CNN.
Ilich sendiri bekerja sebagai sales di salah satu minuman soda terkenal di dunia. Ia mengakui bahwa dirinya menyusun program latihan di sela-sela kesibukan sebagai pekerja.”Hari saya dimulai sekitar pukul 5 pagi. Setelah itu saya ke gym selama satu jam sebelum saerapan dan pergi ke kantor yang dimulai pukul 8.”

“Saya berusaja menyelesaikan pekerjaan sebelum pukul 5 sehingga saya bisa tiba di tempat latihan. Kami akan menghabiskan waktu selama dua jam di lapangan dan kemiudian saya tiba di rumah pukul 9,” kata Ilich.
Pertandingan baru berjalan enam menit ketika Kingsley Coman membuka keunggulan Bayern Munchen.
Gol bermula dari sepak pojok Joshua Kimmich yang disundul Jonathan Tah ke arah Coman.
Tanpa kesulitan, Coman menyelesaikan peluang dengan sundulan tajam.
Tekanan Bayern Munchen terus berlanjut, mereka makin mendominasi jalannya pertandingan.
Walau kalah 0-10 dari Bayern, tampil di FIFA Club World Cup 2025 merupakan sebuah pengalaman berharga bagi Auckland City FC.
Auckland City FC sendiri bisa berlaga di FIFA Club World Cup setelah merebut gelar juara Liga Champions Oseania. Mereka bahkan berstatus juara Liga Champions Oseania untuk empat musim beruntun.
Tim Non-Profesional Satu-satunya
Laga Bayern vs Auckland City memang berat sebelah. Auckland City merupakan satu-satunya tim non-profesional atau amatir yang tampil di Piala Dunia Antarklub 2025.
Klub asal Selandia Baru itu lolos ke Piala Dunia Antarklub 2025 setelah menjadi juara Liga Champions zona Oseania dengan peringkat terbaik terbaik dalam empat tahun terakhir (2021-2024).
Statistik juga menunjukkan kesenjangan kualitas di antara kedua tim. Bayern tercatat melepaskan 31 tembakan dengan 17 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Auckland City cuma bikin satu tembakan.
Bayern Munich selanjutnya akan menghadapi Boca Juniors pada Sabtu (21/6/2025) pagi WIB. Sedangkan Auckland City akan melawan Benfica pada Jumat (20/6/2025) malam WIB.