Dr Harold Long

Informasi Seputar Sepak Bola Terkini

Sports

Berlangsungnya Pertandingan AC Milan Vs Como

Berlangsungnya Pertandingan AC Milan Vs Como. AC Milan tengah dipusingkan dengan keadaan kebugaran pemain kunci jelang laga tunda Serie A. Christian Pulisic diragukan tampak dikala Rossoneri menjamu Como di San Siro, Kamis( 19/ 2/ 2026) dini hari Wib.

Berita ini pasti jadi pukulan telak untuk skuad asuhan Massimiliano Allegri. Winger asal Amerika Serikat itu masih merasakan ketidaknyamanan raga yang mengusik.

Tidak hanya Pulisic, Milan pula ditentukan kehabisan Adrien Rabiot sebab penumpukan kartu. Suasana ini memforsir Allegri memutar otak demi meracik strategi terbaik.

Tetapi, di tengah krisis pemain, wujud Cedera Modric muncul selaku oase. Si maestro lini tengah menemukan pujian setinggi langit dari si pelatih.

Keadaan Raga Pulisic yang Mengkhawatirkan

Allegri secara terbuka mengatakan keraguannya terhadap ketersediaan Pulisic. Si pemain belum seluruhnya bugat walaupun rekan setim yang lain dalam keadaan prima.

” Tidak hanya Rabiot yang terserang skorsing, yang lain merasa lumayan baik,” buka Allegri.

” Saelemaekers ada, serta aku berharap perihal yang sama berlaku buat Pulisic,” lanjutnya.

” Sebab ia masih merasakan ketidaknyamanan. Ayo kita amati apakah ia hendak terdapat di situ,” jelas si pelatih.

Keadaan Pulisic serta Rabiot

“ Tidak hanya Rabiot yang terserang skorsing, yang lain merasa lumayan baik,” ungkap Allegri, semacam catatan Mureks menampilkan.“ Saelemaekers ada, serta aku berharap perihal yang sama berlaku buat Pulisic. Sebab ia masih merasakan ketidaknyamanan. Ayo kita amati apakah ia hendak terdapat di situ,” tambahnya, membagikan sinyal keraguan atas partisipasi Pulisic.

Absennya 2 pilar berarti ini pasti jadi pukulan telak untuk skuad Allegri yang tengah berjuang mengamankan poin penuh di kandang.

Magis Cedera Modric Jadi Harapan

Di tengah krisis pemain, wujud Cedera Modric timbul selaku oase di lini tengah Milan. Si maestro lapangan tengah menemukan pujian setinggi langit dari Allegri atas pengabdian serta gairahnya yang luar biasa terhadap sepak bola.

“ Rahasia Cedera merupakan ia mempunyai gairah serta cinta mendalam pada sepak bola,” puji Allegri.“ Seperti itu yang mendorongnya buat membagikan penampilan- penampilan ini. Ia memohon maaf serta marah pada dirinya sendiri kala salah mengoper. Satu dari tiap 50 ataupun 60 operan yang ia buat,” jelas eks pelatih Juventus itu, menyoroti standar besar yang dipunyai Modric.

Berlangsungnya Pertandingan AC Milan Vs Como
abang empire

Sinyal Positif dari Rafael Leao

Tidak hanya Pulisic, keadaan Rafael Leao pula jadi atensi. Penyerang sayap asal Portugal itu pernah hadapi permasalahan raga, tetapi Allegri membagikan sinyal positif terpaut kesiapannya.

“ Susah buat membagikan persentase, ayo kita katakan ia baik- baik saja,” ucap Allegri.“ Ia menempuh tahap latihan yang lumayan baik kemarin,” pungkasnya, mengindikasikan kalau Leao mungkin besar dapat diturunkan buat menaikkan energi gedor Milan.

Sedangkan itu Como malah hadapi kekalahan 1- 2 di laga minggu ke- 25.

Mereka tumbang 1- 2 di tangan Fiorentina yang masih berjuang di zona degradasi Liga Italia.

Saat ini klub kepunyaan pengusaha Indonesia itu duduk di peringkat ketujuh dengan koleksi 41 poin.

Bila AC Milan menang atas Como, mereka hendak kembali memotong jarak jadi 5 poin dengan Inter Milan yang telah bermain 25 kali.

Sedangkan itu, bonus 3 poin hendak membuat Como naik ke posisi keenam, melewati Atalanta yang mengumpulkan 42 poin.

Tetapi, bagi catatan pertemuan, AC Milan jauh lebih superior dibanding Como dalam head to head pertemuan.

Baca juga: Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Feb 2026

Berjumpa 35 Kali

Dikutip dari Transfermakt, AC Milan serta Como sudah berjumpa dalam 35 pertandingan di bermacam kompetisi.

AC Milan mencatatkan 20 kemenangan, Como memenangkan laga 5 kali, sisanya 10 laga berakhir imbang.

Dominasi AC Milan atas Como apalagi sudah berlangsung lama, paling utama semenjak pertengahan tahun 1980- an.

Terakhir kali I Rossoneri kalah dalam pertemuan kedua klub merupakan pada 13 Januari 1985, ataupun 41 tahun yang kemudian.

Semenjak dikala itu, keduanya berjumpa 15 kali, dengan AC Milan mencapai 10 kemenangan serta 5 laga berakhir imbang.

Como yang pernah lama berkutat di divisi dasar pada tahun 90- an serta dini 2000- an, baru kembali berkecimpung di Serie A pada masa 2024- 2025, sekalian menandai kembali pertemuan dengan AC Milan di papan atas. Mainkan permainan abang empire link gaming online resmi terbaik saat ini!

Laga ini jadi tantangan untuk Como buat mengakhiri penantian kemenangan sepanjang 41 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *