Dr Harold Long

Informasi Seputar Sepak Bola Terkini

Sports

Ducati Senang Lihat Pecco Bagnaia Pelajari Kejatuhannya di 2025

Ducati Senang Lihat Pecco Bagnaia Pelajari Kejatuhannya di 2025. Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, yakin fans MotoGP akan melihat Pecco Bagnaia yang ‘berbeda’ pada musim 2026. Sebab, rider Italia itu telah merenung dan mempelajari keterpurukannya pada musim 2025.

Seperti yang diketahui, Bagnaia mengawali musim 2025 dengan baik, tetapi performanya terus anjlok pada paruh kedua musim. Meski sering naik podium, ia hanya menduduki peringkat kelima pada akhir musim.

Hasilnya ini, sangat berkebalikan dengan sang tandem, Marc Marquez, yang justru tampil dominan di atas motor yang sama, dan bahkan sukses jadi juara dunia meski harus absen dari lima seri terakhir akibat cedera bahu.

Sebut Pecco Bagnaia Punya Mental Kuat

Dalam wawancaranya dengan GPOne pada Senin (12/1/2026), Tardozzi menyatakan bahwa meski kecewa atas hasilnya pada 2025, Bagnaia dengan bijak mengambil sisi positif dari segala hal yang menimpanya.

“Saya yakin bahwa Pecco telah memproses tahun 2025 dengan cara yang positif, dalam arti bahwa Anda dapat keluar lebih kuat dari masalah,” ungkap Tardozzi, yang juga merupakan mantan pembalap WorldSBK.

“Dia orang yang sangat kuat secara mental, jadi saya rasa kita tidak akan menemukan versi Pecco tahun 2025, tetapi lebih seperti versi tahun 2024,” lanjutnya, merujuk pada 11 kemenangan yang diraih Bagnaia pada 2024.

Ducati Senang Lihat Pecco Bagnaia Pelajari Kejatuhannya di 2025
macan empire

Lihat Aura Positif Pecco Bagnaia Selama Musim Dingin

Tardozzi juga mengaku melihat sendiri spirit positif dari Bagnaia saat mendampingi ridernya itu balapan flat track ‘La 100km dei Campioni’ yang digelar Valentino Rossi di Tavullia, Italia, pada November 2025 lalu.

“Pertama-tama, selalu menyenangkan menghabiskan waktu bersama Pecco karena dia adalah orang yang membuat Anda merasa nyaman. Saya melihatnya di Ranch dan dia tampak baik-baik saja,” tutur Tardozzi.

“Saya juga merasa dia baik-baik saja ketika kembali dari liburannya bersama istrinya. Sangat yakin bahwa kita akan melihat Pecco. Berbeda mulai dari tes di Malaysia,” pungkas pria asal Italia itu.

Pelatih pebalap Ducati, Manuel Poggiali, menyebut bahwa tim asal Borgo Panigale itu memang kehilangan satu pertarungan penting bersama Bagnaia sepanjang musim lalu. Pengakuan itu disampaikannya dalam wawancara di podcast Mig Babol, saat membandingkan musim kontras antara Bagnaia dan Marc Marquez.

“Musim ini jelas sangat penting. Kemenangan Marc sangat emosional karena semua kesulitan yang ia lalui dan cara dia bangkit serta memenangkan kejuaraan,” ujar Poggiali.

Tentang Bagnaia, ia menambahkan bahwa performanya memang tidak sesuai harapan.

“Bersama Pecco, tidak banyak yang bisa dikatakan. Ini bukan musim yang sejalan dengan ekspektasi dan ambisi kami, tetapi kami tidak boleh lupa bahwa kami masih memiliki dua pebalap luar biasa.”

Baca juga: Rasa Bangga Hansi Flick Tumpah Saat Barca Menang

Poggiali dengan Masalah Utama Ducati

Menurut Poggiali, masalah utama Ducati pada 2025 adalah ketidakmampuan memberikan solusi yang konsisten bagi Bagnaia. Meski berbagai upaya dilakukan, termasuk meminta masukan dari figur berpengalaman seperti Casey Stoner, kebangkitan Bagnaia hanya terjadi sesaat, salah satunya pada akhir pekan gemilang di Motegi.

“Yang mungkin kurang tahun ini adalah langkah stabil yang membuat Pecco selalu kompetitif. Kami kehilangan satu pertempuran, kehilangan satu tahun bersamanya, tetapi kami belum kalah dalam perang,” kata Poggiali.

Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi masa depan Bagnaia yang kian menguat. Kontraknya bersama Ducati akan berakhir sebelum musim 2027, dan posisinya di tim pabrikan tidak lagi sepenuhnya aman. Meski demikian, Bagnaia menegaskan bahwa ia tidak tertarik turun ke tim satelit Ducati jika harus hengkang.

Nama Aprilia mulai mencuat sebagai opsi realistis apabila kursi pabrikan Ducati tak lagi tersedia. Di sisi lain, Ducati juga memiliki Fermin Aldeguer yang dinilai siap menjadi suksesor Bagnaia di tim utama.

Bagi Ducati danFrancesco Bagnaia, MotoGP 2026 akan menjadi momen penentuan. Apakah kekalahan di 2025 benar benar hanya satu pertempuran, atau justru awal perpisahan yang tak terelakkan. Mainkan macan empire link resmi untuk bermain hari dan menang besar sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *