Dr Harold Long

Informasi Seputar Sepak Bola Terkini

Sports

Percobaan Gagal Manchester City Kalah dari Leverkusen

Percobaan Gagal Manchester City Kalah dari Leverkusen. Manchester City menelan kekalahan mengejutkan dari Bayer Leverkusen di Liga Champions tengah minggu kemudian. Hasil itu memperpanjang tren negatif mereka sehabis lebih dahulu pula tumbang di liga. Pep Guardiola juga membagikan evaluasi terbuka menimpa performa timnya.

Pelatih asal Spanyol itu melaksanakan rotasi besar dengan mengganti nyaris segala lapisan pemain. Tetapi, keputusan tersebut tidak membuahkan respons yang dia harapkan. City tampak pasif serta kandas mengambil inisiatif game.

Suasana ini menaikkan tantangan untuk City yang wajib lekas bangkit jelang laga Premier League selanjutnya. Absennya sebagian pemain berarti membuat tugas Guardiola terus menjadi berat.

Guardiola: City Tidak Berupaya Ambil Inisiatif

Guardiola menegaskan kalau permasalahan utama timnya bukan cuma soal hasil, melainkan performa totalitas. Dia berkata,“ Ini bukan soal satu hasil, ini soal performa. Pasti saja hasil menolong performa namun aku tidak sangat kecewa soal Newcastle.”

Tetapi, dia mengakui kekalahan dari Leverkusen sangat dipengaruhi keputusannya.“ Yang terakhir, ya, sebab keputusan saya dan sebab kami tidak berupaya, sesederhana itu,” ucapnya.

Dia meningkatkan kalau game menuntut keberanian,“ Dalam sepak bola kala Kamu bermain di lapangan hijau Kamu wajib berupaya suatu serta di laga tersebut, kami tidak berupaya.”

Guardiola pula memperhitungkan pemain yang diturunkan tampak sangat berjaga- jaga.“ Aku rasa mereka bermain buat tidak membuat kesalahan, bukan bermain buat berupaya melaksanakan suatu,” katanya. Menurutnya, pengalaman itu jadi pelajaran berharga.

Rotasi Besar Tidak Berikan Akibat Positif

Guardiola mencadangkan nama- nama berarti semacam Erling Haaland, Bernardo Silva, Phil Foden, serta Gianluigi Donnarumma. Kebalikannya, dia berikan peluang kepada pemain semacam Rayan Ait- Nouri, Rico Lewis, Abdukodir Khusanov, Omar Marmoush serta James Trafford. Tetapi, hasilnya tidak cocok ekspektasi.

Dia menarangkan kalau keputusannya melaksanakan rotasi didasari kebutuhan melindungi kebugaran tim.“ Bisa jadi aku memiliki teori buat merotasi sebab tidak bisa jadi terus memainkan seluruhnya,” ucapnya.

Guardiola apalagi memperhitungkan dirinya bisa jadi menyimpan ekspektasi lebih besar daripada rasa yakin diri para pemain.“ Bisa jadi aku memperhitungkan mereka lebih besar daripada evaluasi mereka terhadap diri mereka sendiri,” katanya.

Percobaan Gagal Manchester City Kalah dari Leverkusen
empire88

Rodri Masih Absen serta City Hadapi Tantangan Baru

Suasana City terus menjadi rumit sebab Rodri belum bisa kembali merumput. Gelandang asal Spanyol itu melupakan 8 dari 9 pertandingan terakhir akibat cedera hamstring. Kondisinya belum menampilkan kejelasan waktu pemulihan.

Absennya Rodri membuat manuver City di lini tengah terus menjadi berat. Guardiola wajib mencari campuran terbaik tanpa wujud yang jadi fondasi game tim. Keadaan itu kian memencet City yang tengah memerlukan kemenangan buat keluar dari tren negatif.

Dengan laga melawan Leeds United telah menanti, City dituntut buat kembali menampilkan kepribadian game mereka. Penilaian Guardiola jadi bagian berarti dari upaya membalikkan suasana.

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Pep Guardiola tidak mencari alibi.

Dia mengakui keputusan merombak nyaris segala lapisan starter bisa jadi jadi pemicu utama turunnya performa tim.

“ Sangat banyak pergantian. Di masa panjang, kala bermain tiap 2 ataupun 3 hari, seluruh pemain wajib ikut serta,” ucap Guardiola dilansir dari halaman resmi Manchester City.

” Tetapi bisa jadi kali ini sangat banyak. Memandang hasilnya, mereka bermain dengan benak buat tidak membuat kesalahan, bukan melaksanakan apa yang sepatutnya dicoba.”

Guardiola menarangkan kalau pemain yang tidak sering tampak sering mengalami 2 tantangan: minimnya ritme pertandingan serta kecenderungan bermain lebih berjaga- jaga sebab khawatir merugikan tim.

Dirinya Bertanggung Jawab Penuh

“ Bila Kamu berpikir buat menjauhi kesalahan, Kamu tidak hendak leluasa. Tidak cuma dengan bola, namun pula tanpa bola,” katanya.

Pelatih asal Spanyol itu menekankan kalau dirinya bertanggung jawab penuh atas hasil ini.

Dia mengakui hasrat baiknya buat mengaitkan seluruh pemain malah berputar jadi resiko.

“ Terkadang aku sangat baik serta mengaitkan seluruh orang. Tidak terdapat manusia yang sanggup mempertahankannya. Aku pikir, oke, kita bermain di kandang sendiri, posisi yang bagus di Liga Champions, ayo kita coba,” kata Guardiola.

” Tetapi kala Kamu mempunyai 22 pemain, cuma 11 yang bermain. Yang lain tidak bermain lumayan kerap, sehingga mereka tidak aman kala turun ke lapangan,” ucapnya.

Guardiola pula memperhitungkan Leverkusen tampak lebih siap, apik, serta efisien.

“ Seluruhnya tidak berjalan. Kami memiliki senjata di bangku cadangan, namun jujur saja, hari ini tidak sukses,” ucapnya.

Walaupun kecewa, Guardiola memohon segala skuad buat tidak larut dalam kekalahan.

Menurutnya, fase ini merupakan bagian dari dinamika masa yang panjang.

“ Saat ini kita tidak bicara banyak. Kita bilas kepala serta lanjutkan ke pertandingan selanjutnya melawan Leeds,” tutur Guardiola.

Walaupun kalah, Cityzen masih memiliki posisi lumayan nyaman di Liga Champions, menempati posisi keenam dengan total koleksi 10 poin. Ayo mainkan serunya permainan empire88 link gaming online resmi terbaik saat ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *