Roberto Mancini Incar Kursi Timnas Italia
Roberto Mancini Incar Kursi Timnas Italia. Roberto Mancini dikabarkan percaya hendak kembali menanggulangi timnas Italia dalam waktu dekat. Suasana ini timbul di tengah krisis besar yang menyerang federasi sepak bola Italia.
Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia buat ketiga kalinya secara beruntun merangsang pergantian besar. Federasi saat ini bersiap melaksanakan perombakan merata dalam struktur kepemimpinan.
Presiden FIGC Gabriele Gravina dan kepala delegasi Gigi Buffon sudah mengajukan pengunduran diri. Keadaan ini membuka jalur untuk pergantian di tingkat manajemen serta tim nasional.
Tidak hanya itu, pelatih Gennaro Gattuso pula diperkirakan hendak meninggalkan letaknya. Italia saat ini wajib mencari wujud baru buat posisi pelatih serta presiden federasi.
Mancini Percaya Kembali ke Italia
Bagi laporan Calciomercato, pihak yang dekat dengan Mancini menyebut dia sangat yakin diri. Dia merasa terletak di posisi paling atas dalam catatan kandidat pelatih baru Italia.
Kepercayaan tersebut terus menjadi kokoh bila Giovanni Malago terpilih selaku Presiden FIGC. Aspek kepemimpinan federasi dikira sangat memastikan arah keputusan.

Mancini dikala ini masih terikat kontrak dengan Al- Sadd sehabis pernah menanggulangi Arab Saudi. Dia mempunyai rekam jejak kokoh bersama Italia, tercantum bawa tim menjuarai EURO 2020.
Kedudukan Berarti Malago
Kedatangan Giovanni Malago dinilai jadi aspek kunci dalam kesempatan Mancini. Ikatan masa kemudian keduanya berikan pengaruh dalam dinamika internal federasi.
Malago lebih dahulu berprofesi selaku Presiden Komite Olimpiade Italia ataupun CONI. Dia pula sempat mengambil alih sedangkan FIGC pada 2018 dikala federasi hadapi kebuntuan kepemimpinan.
Pengalaman tersebut membuat Malago dikira sanggup bawa stabilitas baru. Bila terpilih, kesempatan Mancini kembali ke sofa pelatih Italia diperkirakan terus menjadi terbuka lebar.
Pelatih 61 tahun itu diucap yakin diri dapat kembali ke sofa pelatih Gli Azzurri, paling utama bila Giovanni Malago terpilih selaku Presiden FIGC yang baru. Semacam dikenal Gabriele Gravina formal mundur dari jabatannya dari Presiden FIGC pada Kamis 2 April 2026.
Baca juga: Prediksi Skor Inter vs Roma 6 April 2026
Gravina Mengundurkan Diri
Pengunduran diri Gravina kira- kira 24 jam sehabis Italia ditentukan kandas lolos ke Piala Dunia 2026. Ini jadi kegagalan kedua Italia lolos ke Piala Dunia di dasar kepemimpinan Gravina, sekalian yang ketiga secara beruntun untuk Italia. Tidak cuma di tingkat federasi, pergantian pula diyakini hendak terjalin di sofa pelatih, di mana Gennaro Gattuso yang dikala ini menanggulangi Italia dikabarkan hendak lekas mengundurkan diri.
Mancini mempunyai rekam jejak yang kokoh bersama Timnas Italia. Dia sempat melatih pada periode 2018 sampai 2023 serta berhasil mempersembahkan gelar Euro 2020. Di dasar asuhannya, Italia pula mencatatkan rekor tidak terkalahkan sepanjang 37 pertandingan, yang sampai saat ini belum terpecahkan.
Tetapi, kiprahnya tidak lepas dari catatan negatif sehabis kandas bawa Italia lolos ke Piala Dunia 2022. Mancini setelah itu mundur pada Agustus 2023, di tengah berita perselisihan dengan FIGC, pas menjelang kualifikasi Piala Eropa 2024. Sehabis meninggalkan Italia, Mancini pernah menanggulangi Timnas Arab Saudi, tetapi kiprahnya tidak berjalan lembut serta berakhir pada Oktober 2024. Empire88 link gaming online terbaik saat ini!