Dr Harold Long

Informasi Seputar Sepak Bola Terkini

Sports

Timnas Inggris Punya Rekor Bagus di Kualifikasi PD 2026

Timnas Inggris Punya Rekor Bagus di Kualifikasi PD 2026. Timnas Inggris menutup kalender 2025 dengan torehan sensasional. Pasukan Thomas Tuchel kini mencatatkan 10 clean sheet beruntun di laga kompetitif, menyamai rekor Eropa milik Spanyol yang bertahan hampir satu dekade.

Rekor itu dipastikan setelah Inggris menutup Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 2–0 atas tuan rumah Albania, Senin (17/11/2025) dini hari WIB.

Dua gol Harry Kane mengantar The Three Lions meraih kemenangan ke-9 sekaligus memperpanjang catatan tanpa kebobolan mereka sejak tahun lalu.

Inggris Setahun Tanpa Kebobolan di Laga Kompetitif

Catatan impresif ini bukan kebetulan. Inggris benar-benar tampil hampir tanpa cela sepanjang 2025. Satu-satunya kekalahan mereka terjadi saat uji coba kontra Senegal pada jeda internasional Juni lalu. Di luar itu, Jude Bellingham dan kolega tampil dominan, terutama di sektor pertahanan.

Terakhir kali Inggris kebobolan di laga kompetitif terjadi pada Oktober 2024, saat bek Finlandia, Arttu Hoskonen, mencetak gol hiburan dalam laga yang berakhir 3–1 untuk Inggris.

Sejak gol yang bersarang ke gawang Dean Henderson itu, lini belakang The Three Lions berubah menjadi tembok kokoh.

Angka-Angka yang Menggambarkan Dominasi Inggris

Dalam 10 pertandingan kompetitif terakhir, Inggris mencetak 30 gol dan tak kebobolan satu pun. Selisih gol +30 menjadi bukti bagaimana Tuchel mampu menyeimbangkan kekuatan menyerang sekaligus menjaga pertahanan tetap disiplin.

Jordan Pickford tampil dalam 9 laga dan hanya melakukan 9 penyelamatan, menunjukkan betapa minimnya tekanan ke gawang Inggris.

Dean Henderson bermain di laga terakhir dan mencatat 3 penyelamatan, memastikan rekor tetap terjaga.

Total hanya 12 penyelamatan dibutuhkan dari dua penjaga gawang dalam 10 laga, angka yang menunjukkan lini belakang bekerja sangat efektif.

Timnas Inggris Punya Rekor Bagus di Kualifikasi PD 2026
naga empire

Inggris Rotasi Besar di Lini Belakang, Hasil Tetap Solid

Yang membuat rekor ini semakin mengesankan adalah fakta bahwa Tuchel terus melakukan rotasi di lini belakang. Hampir seluruh posisi di sektor pertahanan diisi pemain berbeda dalam periode tersebut.

Daftar pemain fullback yang tampil selama rangkaian clean sheet:

  • Rico Lewis
  • Kyle Walker
  • Lewis Hall
  • Tino Livramento
  • Myles Lewis-Skelly
  • Reece James
  • Curtis Jones
  • Djed Spence
  • Nico O’Reilly
  • Jarell Quansah

Sementara di posisi bek tengah, menit bermain terbagi antara Marc Guéhi, Ezri Konsa, John Stones, dan Daniel Burn.

Meski berganti personel, struktur pertahanan Inggris tetap konsisten, sebuah indikasi betapa efektifnya sistem permainan yang diterapkan Tuchel.

Inggris datang ke ibu kota Albania dengan modal tujuh kemenangan beruntun di fase kualifikasi. Catatan itu kian impresif karena mereka belum sekali pun kebobolan.

Kendati Tuchel melakukan beberapa rotasi dan mencoba susunan berbeda di sejumlah posisi, The Three Lions tetap tampil solid di tengah tekanan suporter tuan rumah.

Kemenangan ini menambah daftar rekor mereka dengan membukukan 11 kemenangan beruntun di ajang kompetitif, sebuah pencapaian tertinggi yang pernah dicatat Inggris di Tirana.

Kane Ukir Gol Bersejarah

Kapten tim sekaligus pencetak gol terbanyak Timnas Inggris, Harry Kane, kembali menjadi pembeda.

Ia membuka keunggulan dengan memanfaatkan bola dari sepak pojok Bukayo Saka, sekaligus menambah koleksi golnya menjadi lima ke gawang Albania dan 77 gol sepanjang karier internasionalnya.

Delapan menit berselang, Kane menggandakan keunggulan lewat sundulan menyambut umpan silang Marcus Rashford dari sisi kiri.

Gol tersebut mengantarkannya ke angka 78, tonggak pribadi yang membuatnya kini mencetak lebih banyak gol untuk Inggris dibanding jumlah gol mendiang Pele bagi Brasil.

Baca juga: Juventus Incar Sacha Boey Berapa Duit Munchen?

Clean Sheet yang Indah

Clean sheet di Tirana membuat Timnas Inggris menyamai prestasi unik generasi Three Lions jelang Piala Dunia 1990.

Kala itu, tim asuhan Bobby Robson juga tidak kebobolan dalam enam laga kualifikasi, meraih tiga kemenangan dan tiga hasil imbang, sebelum akhirnya menutup turnamen di Italia sebagai peringkat empat.

Italia dan Belgia pun pernah mencatat kualifikasi tanpa kebobolan pada 1974, meski Belgia gagal lolos karena kalah selisih gol.

Berbeda dari Inggris saat ini, kedua negara tersebut melakukannya dalam delapan pertandingan.

Prestasi serupa turut dicetak Tunisia pada kualifikasi zona Afrika untuk edisi Piala Dunia 2026. Mereka menutup rangkaian kualifikasi dengan 22 gol dan tanpa kebobolan dalam 10 laga.

Spanyol berpeluang menambah daftar negara yang mencapai rekor tersebut, dengan syarat mampu menahan Turki tanpa gol pada laga penentuan di Sevilla, Rabu (19-11-2025) dini hari WIB.

Timnas Inggris, yang hanya menelan satu kekalahan selama era Tuchel, akan mengetahui lawan dan jadwal pertandingan di putaran final Piala Dunia 2026, yang kini diikuti 48 tim, pada pengundian di Washington, D.C., 5 Desember mendatang. Ayo menangkan hadiah besar bersama naga empire link utama main game online terbaik saat ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *